Senin, 31 Oktober 2011

Inhibitor pada Enzim

INHIBITOR pada Enzim 

Enzim dapat bekerja dengan baik, tetapi ada juga substrat yang bekerja sebagai penghambat reaksi kimia yang disebut sebagai inhibitor. Inhibitor enzim bekerja sebagai penghambat kerja enzim yang mestinya dapat mempercepat reaksi kimia tetapi malah memperlambat atau bahkan dapat merusak enzim itu sendiri. enzim bekerja pada kondisi dan situasi yang khas atau tertentu.

Enzim yang bekerja menghambat atau inhibitor dapat terjadi secara:
1. Inhibitor reversibel
a. Inhibitor kompetitif. Inhibitor ini bersaing dengan substrat untuk menempati sisi aktif enzim, sehingga enzim yang dihambat tidak rusak atau dapat regenerasi.
b. Inhibitor nonkompetitif. Inhibitor ini tidak sesuai dengan sisi aktif sehingga menyebabkan enzim rusak, artinya sisi aktif enzim akan berubah.

2. Inhibitor irreversibel
Inhibitor yang berkaitan dengan kelompok enzim tertentu dan akan merusak enzim. Misalnya racun, gas saraf, dan sianida.

Enzim selain memiliki sisi aktif juga memiliki sisi reseptor yang disebut dengan enzim allosentrik, substansi mengikatkan diri di sisi reseptor yang disebut regulator. Regulator dapat mempengaruhi aktivitas enzim, menjaga enzim supaya tetap dalam keadaan tidak aktif serta menstabilkan bentuk aktif enzim.



c. Inhibitor
Kerja enzim dapat terhalang oleh zat lain. Zat yang dapat menghambat kerja enzim disebut inhibitor.Zat penghambat atau inhibitor dapat menghambat kerja enzim untuk sementara atau secara tetap.Inhibitor enzim dibagi menjadi dua, yaitu inhibitor kompetitif dan inhibitor nonkompetitif.
1) Inhibitor kompetitif
Inhibitor kompetitif adalah molekul penghambat yang bersaing dengan substrat untuk mendapatkan sisi aktif enzim.Contohnya, sianida bersaing dengan oksigen untuk mendapatkan hemoglobin dalam rantai respirasi terakhir. Penghambatan inhibitor kompetitif bersifat sementara dan dapat diatasi dengan cara menambah konsentrasi substrat.
2) Inhibitor nonkompetitif
Inhibitor nonkompetitif adalah molekul penghambat enzim yang bekerja dengan cara melekatkan diri pada luar sisi aktif enzim. Sehingga, bentuk enzim berubah dan sisi aktif enzimtidak dapat berfungsi.Hal ini menyebabkan substrat tidak dapat masuk ke sisi aktif enzim.Penghambatan inhibitor nonkompetitif bersifat tetap dan tidak dapat dipengaruhi oleh konsentrasi substrat.
Selain inhibitor, terdapat juga aktivator yang mempengaruhi kerja enzim.Aktivator merupakan molekul yang mempermudah enzim berikatan dengan substratnya.Contohnya, ion klorida yang berperan dalam aktivitas amilase dalam ludah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar